Shoutussalam
Jum'at, 14 Rajab 1434 H / 24 Mei 2013 M
Fan Page Shoutussalam Twitter Shoutussalam Berlangganan artikel Shoutussalam

Syaikh Abu Abdillah al-Muhajir, Gugur di Tangan Nasionalis

Ahad, 7 Jumadil Akhir 1433 H / 29 April 2012

( Shoutussalam.com)

A.     Tak Kenal maka Kenalilah

 

 

Laqob

 

Abu Abdillah Al-Muhajir

 

NamaAsli

 

Khalid Hasan Banat

Kode Tempur

 

As-Suri

 

Asal

 

Palestina (kabilah Banat)

 

Negara Semula

 

Suriah

 

Tanzhim

 

Jama’ah Jundun Anshorulloh sekitar Baitul Maqdis

 

Guru-guru yang terkenal

 

Syeikh Usamah bin Ladin, Syeikh Abu Hafs Al-Mashri

rohimahumalloh

 

Pengalaman Jihad

 

Berjihad selama 40 tahun hingga kesyahidannya.Wilayah operasidi Afghanistan, Chechnya, Suriah

Palestina dan Sudan

 

Kepakaran Bidang Dien

 

· Hafal Al-Qur’an

· Ushul Fiqih

· Fiqhul Jihad

 

Kepakaran Bidang Militer

· Taktik: Taktik Istiyshadiyah, Komandos, Serangan berkuda, sel dan gerilya kota.

· Weapon: Rocket propellant

· Engineering: Electric firing device, home made height explosive

Amanat Jabatan

 

· Gubernur Camp Elite Force Al-Qoidah di Herat Afghanistan

· Pasukan internal guard Usamah bin Ladin Sudan

· Proyek jihad bersama Jend. Ibnul Khothob di Chechnya

· Gubernur Camp Elite Force Al-Faruq Palestina

· Pimpinan proyek terowongan bawah tanah Palestina Suriah
· Instruktur bagi Al-Qossam Hamas

· Amir Jama’ah Jundun Anshorulloh

· Dan memimpin pasukan di banyak pertempuran

 

 

Karya Ilmiah

· Masailu min Fiqhil Jihad

· A’lamus Sunnah Al-Manshuroh Fi Shifatit Thaifah

Manshuroh

· Dan berbagai rekaman audio

 

Murid yang terkenal

 

Syeikh Abu Mus’ab Az-Zarqowy rohimahulloh

 

Tempat Syahid

Gaza, Palestina di bom oleh Hamas pada tragedi

Masjid Ibnu Taimiyah.

 

B.               Perjalanan Jihadnya

Syeikh Asy-syahid Abu Abdillah al muhajir kama nasabuhu – telah memulai berjihad ketika berusia 17 tahun pada waktu itu dia pernah bermimpi bertemu dengan nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang mengendarai kendaraan, maka dibukakanlah pintu kendaraan itu oleh beliau supaya dia ikut bersama dengan Rosululloh sedangkan di dalam kendaraan tersebut telah ada Abu Bakar, Umar dan Utsman -semoga Alloh meridhoi mereka-berkata, “Naiklah bersama kami wahai anakku”.

Syeikh memulai mempelajari ilmu dengan mempelajari Ushuludin , menghapal Al Qur’an al- Karim dan mempelajari kitab-kitab Aqidah dari para masyheikh da’wah wal Mujahidin yang mana mereka senantiasa menanamkan semangat untuk mencintai jihad dan mujahidin di setiap tempat.

Usia 20 tahun berangkat ke Afghanistan, termasuk angkatan pertama dari orang Arab yang pergi ke Afghanistan. Berlatih militer selama enam bulan dan keahliannya pada waktu itu ialah mempergunakan RPG, Segala puji bagi Alloh.

Syeikhpun tidak tidur dalam sehari labih dari tiga jam dan terkadang beliau tidak sempat untuk beristirahat karena bekerja keras untuk kepentingan mujahidin.

Kami ceritakan bahwa Syeikh di dalam pertempurannya yang dialaminya tidak pernah meninggalkan para pemuda yang ikut bertempur dengannya. Hubungan beliau dengan para anggotanya sangat lekat. Puluhan kali beliau selalu memerintahkan kepada para pemuda untuk menembak sembari menunggang kuda. Beliau juga memerintahkan untuk mempersiapkan persenjataan hingga dengan ijin Alloh mereka diperintahkan untuk berperang pada saat yang tepat.

Beliau yang paling awal memerangi musuh-musuh Alloh, ikut pula bersamanya puteranya yang bernama Abdulloh rahimahulloh – tidak pernah tertinggal walaupun sehari untuk ikutberjihad melawan musuh-musuh Alloh bersama ayahnya. Sepekan sebelum pertunangan, putra beliau merayakannya dengan membunuh orang-orang yahudi .

Syeikh Abu Abdillah Al-Muhajir sangat senang dengan bergabungnya para pemuda untuk berlatih di medan tadrib dalam bersiap di jalan Alloh, dan beliaupun sangat mencintai mereka satu-persatu dari pemuda yang bersemangat di jalan Alloh yang melaksanakan tadrib. Beliau berkata bahwa keringat dan debu yang menempel pada mereka tidak akan bersatu dengan asap api sekalipun!

  1. Kalimat-kalimat Emas Syeikh Abu Abdillah Al-Muhajir rahimahullah pernah berkata:

“Sesungguhnya kebatilan ini tidak akan lenyap dengan air akan tetapi ia hanya akan lenyap dengan darah”.

“Kami menginginkan nyali para pemuda ketika bertempur dan menggelar taktik close combat secara terbuka melawan Yahudi”.

“Tidak layak seseorang yang telah diperlihatkan Allah jalan jihad namun kemudian dia goyah. Memang ujian yang menimpa mujahid itu lebih berat dari pada selainnya”.

Disadur dari kitab : Masailu Min fiqhil jihad

Alih bahasa : Abu Nabila Farida Muhammad

Publikasi : jahizuna Publishing

 

( Muhajir )