Syaikh Abu Abdillah al-Muhajir, Gugur di Tangan Nasionalis
( Shoutussalam.com)
A. Tak Kenal maka Kenalilah
|
Laqob
|
Abu Abdillah Al-Muhajir |
|
NamaAsli
|
Khalid Hasan Banat |
|
Kode Tempur |
As-Suri
|
|
Asal |
Palestina (kabilah Banat)
|
|
Negara Semula |
Suriah
|
|
Tanzhim |
Jama’ah Jundun Anshorulloh sekitar Baitul Maqdis
|
|
Guru-guru yang terkenal |
Syeikh Usamah bin Ladin, Syeikh Abu Hafs Al-Mashri rohimahumalloh
|
|
Pengalaman Jihad |
Berjihad selama 40 tahun hingga kesyahidannya.Wilayah operasidi Afghanistan, Chechnya, Suriah Palestina dan Sudan
|
|
Kepakaran Bidang Dien |
· Hafal Al-Qur’an · Ushul Fiqih · Fiqhul Jihad
|
|
Kepakaran Bidang Militer |
· Taktik: Taktik Istiyshadiyah, Komandos, Serangan berkuda, sel dan gerilya kota. · Weapon: Rocket propellant · Engineering: Electric firing device, home made height explosive |
|
Amanat Jabatan |
· Gubernur Camp Elite Force Al-Qoidah di Herat Afghanistan · Pasukan internal guard Usamah bin Ladin Sudan · Proyek jihad bersama Jend. Ibnul Khothob di Chechnya · Gubernur Camp Elite Force Al-Faruq Palestina · Pimpinan proyek terowongan bawah tanah Palestina Suriah · Amir Jama’ah Jundun Anshorulloh · Dan memimpin pasukan di banyak pertempuran
|
|
Karya Ilmiah |
· Masailu min Fiqhil Jihad · A’lamus Sunnah Al-Manshuroh Fi Shifatit Thaifah Manshuroh · Dan berbagai rekaman audio |
|
Murid yang terkenal
|
Syeikh Abu Mus’ab Az-Zarqowy rohimahulloh |
|
Tempat Syahid |
Gaza, Palestina di bom oleh Hamas pada tragedi Masjid Ibnu Taimiyah. |
B. Perjalanan Jihadnya
Syeikh Asy-syahid Abu Abdillah al muhajir – kama nasabuhu – telah memulai berjihad ketika berusia 17 tahun pada waktu itu dia pernah bermimpi bertemu dengan nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang mengendarai kendaraan, maka dibukakanlah pintu kendaraan itu oleh beliau supaya dia ikut bersama dengan Rosululloh sedangkan di dalam kendaraan tersebut telah ada Abu Bakar, Umar dan Utsman -semoga Alloh meridhoi mereka-berkata, “Naiklah bersama kami wahai anakku”.
Syeikh memulai mempelajari ilmu dengan mempelajari Ushuludin , menghapal Al Qur’an al- Karim dan mempelajari kitab-kitab Aqidah dari para masyheikh da’wah wal Mujahidin yang mana mereka senantiasa menanamkan semangat untuk mencintai jihad dan mujahidin di setiap tempat.
Usia 20 tahun berangkat ke Afghanistan, termasuk angkatan pertama dari orang Arab yang pergi ke Afghanistan. Berlatih militer selama enam bulan dan keahliannya pada waktu itu ialah mempergunakan RPG, Segala puji bagi Alloh.
Syeikhpun tidak tidur dalam sehari labih dari tiga jam dan terkadang beliau tidak sempat untuk beristirahat karena bekerja keras untuk kepentingan mujahidin.
Kami ceritakan bahwa Syeikh di dalam pertempurannya yang dialaminya tidak pernah meninggalkan para pemuda yang ikut bertempur dengannya. Hubungan beliau dengan para anggotanya sangat lekat. Puluhan kali beliau selalu memerintahkan kepada para pemuda untuk menembak sembari menunggang kuda. Beliau juga memerintahkan untuk mempersiapkan persenjataan hingga dengan ijin Alloh mereka diperintahkan untuk berperang pada saat yang tepat.
Beliau yang paling awal memerangi musuh-musuh Alloh, ikut pula bersamanya puteranya yang bernama Abdulloh – rahimahulloh – tidak pernah tertinggal walaupun sehari untuk ikutberjihad melawan musuh-musuh Alloh bersama ayahnya. Sepekan sebelum pertunangan, putra beliau merayakannya dengan membunuh orang-orang yahudi .
Syeikh Abu Abdillah Al-Muhajir sangat senang dengan bergabungnya para pemuda untuk berlatih di medan tadrib dalam bersiap di jalan Alloh, dan beliaupun sangat mencintai mereka satu-persatu dari pemuda yang bersemangat di jalan Alloh yang melaksanakan tadrib. Beliau berkata bahwa keringat dan debu yang menempel pada mereka tidak akan bersatu dengan asap api sekalipun!
- Kalimat-kalimat Emas Syeikh Abu Abdillah Al-Muhajir rahimahullah pernah berkata:
“Sesungguhnya kebatilan ini tidak akan lenyap dengan air akan tetapi ia hanya akan lenyap dengan darah”.
“Kami menginginkan nyali para pemuda ketika bertempur dan menggelar taktik close combat secara terbuka melawan Yahudi”.
“Tidak layak seseorang yang telah diperlihatkan Allah jalan jihad namun kemudian dia goyah. Memang ujian yang menimpa mujahid itu lebih berat dari pada selainnya”.
Disadur dari kitab : Masailu Min fiqhil jihad
Alih bahasa : Abu Nabila Farida Muhammad
Publikasi : jahizuna Publishing
( Muhajir )
"Min Huna Nabda Wa Fil Aqsha Naltaqy"
Here we begin, in Aqsha we will meet
(AQAP)
- •Di Balik Pencitraan Dahlan Iskan...
- •Islam Telah Menguasai Sepakbola...
- •Analisa Revolusi Suriah: Beberapa...
- •Cara Berjilbab yang Benar Menurut...
- •[Komik Lucu] : Kepribadian Anda...
- •Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus...
- •7 Hikmah Memelihara Jenggot
- •Membongkar isi Kitab Talmud...
- •Sosok Pria Misterius Terekam...
- •Izinkanlah Aku Mendampinginya...
Tulisan lainnya: